Detail Cantuman Kembali
perbandingan sifat mekanik hasil welding repair daun propeller berbahan kuningan menggunakan gas metal ARC welding (GMAW) dan flux core ARC welding (FCAW)
Propeller merupakan sebuah komponen yang memiliki fungsi untuk menghasilkan gaya dorong dimana gaya dorong tersebut digunakan untuk maju atau mundurnya sebuah kapal. Seiring berjalannya waktu, tidak sedikit ditemukan kerusakankerusakan yang terjadi pada bagian-bagian propeller yang mengharuskan dilakukan perbaikan seperti pengelasan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sifat mekanik hasil pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) dan Flux Core Arc Welding (FCAW) pada material berbahan kuningan dengan posisi pengelasan 1G (downhand) ditinjau dari uji tarik, uji kekerasan, uji impact, dan pengamatan makro. Untuk kekuatan tarik maksimum (ultimate tensile strength) pada pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) lebih tinggi sebesar 352.334 MPa. Dari hasil uji kekerasan, pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) memiliki kekerasan lebih tinggi pada daerah HAZ 83 HB dan daerah pengelasan 89 HB. Dari uji impact, pada pengelasan Gas Metal Arc Welding (GMAW) memiliki kekuatan impact lebih tinggi dibanding dengan Flux Core Arc Welding (FCAW) sebesar 6.940 J/mm2. Dari pengamatan makro, didapatkan cacat pengelasan pada Flux Core Arc Welding (FCAW) berupa inclompete fusion, sedangkan pada Gas Metal Arc Welding (GMAW) berupa overlap.
622.22.18 Ahm p
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2022
Surabaya
xiv, 78 p. : ill. ; 29 cm.
Skripsi
LOADING LIST...
LOADING LIST...







